“Apa ini sudah masanya ya…???”
Entah, hal itu merupakan pertanyaan atau pernyataan dari sebagian besar orang tua kepada kerabat dan temannya ketika melihat beberapa tragedi tawuran antar pelajar yang notabene dahulu dilakukan oleh kaum pelajar pria, tapi sekarang sudah tidak hanya pria, wanita juga. Selain tawuran pelajar, saat ini juga sudah maraknya pergaulan bebas remaja. Apa saja kira-kira penyebabnya…??? Baca Lanjutannya…
FAKTOR ” XXX”
CANTIK LAHIR BATIN
PERTEMPURAN AMBARAWA JALANNYA EMPAT HARI
Pertempuran Ambarawa berlangsung empat hari, dari 13-15 Desember 1945. Semangat juang pasukan TKR menjadi penentu kemenangan dalam melawan musuh.
Awal Pertempuran
Perjuangan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yang dipimpin Jenderal Soedirman pada pertengahan Desember 1945, membuat tentara sekutu terjepit dan akhirnya mundur dari Ambarawa menuju Semarang. Walaupun dihadang dengan seluruh kekuatan persenjataan modern serta kemampuan taktik dan strategi sekutu, para pejuang RI tak pernah gentar sedikitpun. Mereka melancarkan serangan dengan gigih seraya melakukan pengepungan ketat di semua penjuru kota Ambarawa. Dengan gerakan pengepungan rangkap ini sekutu benar-benar terkurung dan kewalahan. Baca Lanjutannya…
Ditulis dalam Pengalaman, Sejarah | Tag:akabri, Akmil, akmil95, Capratar 1992, Damadika, MAGELANG, Taruna
PERAN TNI DALAM MENCAPAI TUJUAN NASIONAL
Dalam rumusan Pembukaan UUD 1945 dinyatakan bahwa tujuan nasional bangsa Indonesia adalah melindungi segenap tanah tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut serta dalam menciptakan perdamaian dunia yang abadi berdasarkan keadilan sosial. Susunan hirarkis tujuan nasional tersebut menempatkan rumusan “melindungi segenap tanah tumpah darah Indonesia” pada posisi pertama, dan “ikut serta menciptakan perdamaian dunia yang abadi berdasarkan keadilan sosial” pada posisi terakhir. Jika dilihat dari kacamata ilmu negara, maka harus dijawab dengan jelas perlindungan macam apa yang dimaksud dengan rumusan ini, siapa yang melaksanakan tugas melindungi, mengapa harus melindungi dan bagaimana cara melaksanakannya;
Jika kita analisis secara jujur, keempat rumusan tujuan nasional bangsa Indonesia tersebut masing-masing memiliki otonomi dan domain tersendiri, walau harus bekerjasama dalam sebuah sistem negara. Rumusan tujuan nasional pertama, yaitu “melindungi segenap tumpah darah Indonesia” adalah otonomi dan domain sektor pendidikan negara. Rumusan tujuan nasional kedua, “memajukan kesejahteraan umum” adalah otonomi dan domain sektor ekonomi negara. Rumusan tujuan nasional ketiga, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa adalah otonomi dan domain sektor pendidikan negara. Sedangkan rumusan tujuan nasional keempat, ikut serta menciptakan perdamaian dunia yang abadi berdasarkan keadilan sosial adalah otonomi dan domain sektor hubungan antar negara. Baca Lanjutannya…
Ditulis dalam Pengalaman, Sejarah | Tag:akabri, Akmil, akmil95, capratar1992, cita-cita, Damadika, MAGELANG, Taruna
HARI JUANG KARTIKA TNI AD, AKHIR DAN PROSES PENCARIAN JATI DIRI
TNI Matra Laut dan Udara telah lebih dulu memiliki hari khusus untuk angkatannya. TNI Matra Darat juga perlu memiliki hari khusus sebagai ciri khasnya. Pertempuran Ambarawa yang heroistis kemudian dijadikan sebagai hari Angkatan Darat.
Tentara Nasional Indonesia (TNI) terdiri atas Matra Darat, Matra Laut, dan Matra Udara. TNI Matra Laut mempunyai hari khusus yang disebut Hari Armada TNI AL yang diperingati setiap 5 Desember. Sedangkan TNI Matra Udara hari khususnya disebut Hari Bhakti TNI AU, diperingati setiap 29 Juli.
Sampai tahun 1998, TNI Matra Darat atau TNI AD belum memiliki hari khusus, kecuali hari kecabangan atau korps dalam TNI AD yang telah ada. Sedangkan hari TNI (dulu: ABRI) ditetapkan tanggal 5 Oktober. Baca Lanjutannya…
Ditulis dalam Pengalaman, Sejarah | Tag:akabri, Akmil, akmil95, capratar1992, cita-cita, Damadika, MAGELANG, Taruna
MAKNA SEBUAH SOLIDITAS TNI
Kiranya tidak berlebihan bila amanat Panglima Besar (Jenderal Besar) Soedirman sebagai refleksi historis masih relevan untuk diaktualisasikan sebagai sumber motivasi TNI dalam rangka menjaga soliditasnya, yaitu : “Satunya-satunya hak milik nasional republik yang masih utuh tidak berubah-ubah, adalah hanya Angkatan Perang Republik Indonesia (TNI). Tentara akan tetap hidup sampai akhir zaman, jangan menjadi alat oleh suatu badan atau orang, tentara akan timbul dan tenggelam bersama-sama negara. Kamu sekalian harus insyaf dan senantiasa ingat, bahwa tentara kita bukan aparat yang mati, tetapi aparat yang hidup“.
Dari sesanti tersebut dapatlah kita tangkap pesan moral bahwa di dalam hidup berbangsa dan bernegara ini senantiasa ada upaya dan berbagai kelompok anak bangsa untuk melakukan manuver-manuver untuk kepentingan sempit kelompoknya dan ironisnya untuk mewujudkan cita-cita kelompoknya itu, tidak segan-segan melakukan tindakan yang tidak terpuji, memojokkan dan bahkan menghancurkan kelompok/institusi lain yang dianggap menghalangi tujuan kelompoknya dan institusi yang hingga saat ini masih kosisten terhadap perjuangan bangsa adalah TNI. Baca Lanjutannya…
Ditulis dalam Pengalaman, Sejarah | Tag:akabri, Akmil, akmil95, Capratar 1992, capratar1992, cita-cita, Damadika, MAGELANG, Soliditas, Taruna, tni
FASILITAS PENDIDIKAN TARUNA AKMIL
Ditulis dalam Pengalaman, Sejarah | Tag:akabri, Akmil, akmil95, Capratar 1992, capratar1992, Damadika, latihan, Lokananta, MAGELANG, Taruna
MENYIKAPI UJIAN KEHIDUPAN
KENANGAN TERINDAH DI TARUNA AKMIL
Ditulis dalam Pengalaman, Sejarah | Tag:akabri, Akmil, akmil95, Capratar 1992, capratar1992, Damadika, Lokananta, MAGELANG, Taruna
RENUNGAN KEPEMIMPINAN
• Pada saat bawahan sedang di pengaruhi oleh pemimpinnya, mereka tidak akan mengikuti apa yang dikatakan pemimpinnya, tapi oleh apa yang disikapi dan dilakukan oleh pemimpinnya. Inilah yang sering dilupukan oleh para pemimpin.
• Sikap yang damai bukan hanya untuk menghadapi orang lain dan lingkungan saja, namun terutama kedalam diri pribadi kita harus ada kedamaian. Bahkan rasa damai di hati kita itu adalah awal dari segala keberhasilan. Seseorang pemimpin tidak akan mengayomi masyarakat, apabila tidak ada rasa tenang dan damai didalam dirinya dan keharmonisan dalam keluarganya. Karena segala sesuatu yang baik dimulai dari dalam hati yang damai dan pikiran yang tenang. Baca Lanjutannya…
Ditulis dalam Pengalaman, Sejarah | Tag:akabri, Akmil, akmil95, BAHAGIA, Capratar 1992, chelsea olivia, cita-cita, Damadika, Lokananta, MAGELANG, militer, SYUKUR, Taruna















