Oleh: kendalisodo | 3 Mei 2009

PERTEMPURAN AMBARAWA JALANNYA EMPAT HARI

Pertempuran Ambarawa berlangsung empat hari, dari 13-15 Desember 1945. Semangat juang pasukan TKR menjadi penentu kemenangan dalam melawan musuh.

Awal Pertempuran
Perjuangan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yang dipimpin Jenderal Soedirman pada pertengahan Desember 1945, membuat tentara sekutu terjepit dan akhirnya mundur dari Ambarawa menuju Semarang. Walaupun dihadang dengan seluruh kekuatan persenjataan modern serta kemampuan taktik dan strategi sekutu, para pejuang RI tak pernah gentar sedikitpun. Mereka melancarkan serangan dengan gigih seraya melakukan pengepungan ketat di semua penjuru kota Ambarawa. Dengan gerakan pengepungan rangkap ini sekutu benar-benar terkurung dan kewalahan.
Jenderal Soedirman sebagai pemimpin pasukan menegaskan perlunya mengusir tentara sekutu dan Ambarawa secepat mungkin. Sebab sekutu akan menjadikan Ambarawa sebagai basis kekuatan untuk merebut Jawa Tengah. Dengan semboyan “Rawe-rawe rantas malang-malang putung, patah tumbuh hilang berganti”, pasukan TKR memiliki tekad bulat membebaskan Ambarawa atau dengan pilihan lain gugur di pangkuan ibu pertiwi.

Peristiwa Pertempuran Ambarawa
Serangan pembebasan Ambarawa yang berlangsung selama empat hari empat malam dilancarkan dengan penuh semangat pantang mundur. Dari tanggal 12 hingga 15 Desember 1945, para pejuang tidak menghiraukan desingan-desingan peluru maut dan lawan.
Letusan tembakan sebagai isyarat dimulainya serangan umum pembebasan Ambarawa, terdengar tepat pukul 04.30 WIB pada 12 Desember 1945. Pejuang yang telah bersiap-siap di seluruh penjuru Ambarawa mulai merayap mendekati sasaran yang telah ditentukan, dengan siasat penyerangan mendadak secara serentak di segala sektor. Seketika, dan segala penjuru Ambarawa penuh suara riuh desingan peluru, dentuman meriam, dan ledakan granat. Serangan dadakan tersebut diikuti serangan balasan musuh yang kalang kabut.

Akhir pertempuran
Sekitar pukul 16.00 WIB, TKR berhasil menguasai Jalan Raya Ambarawa Semarang, dan pengepungan musuh dalam kota Ambarawa berjalan dengan sempurna. Terjadilah pertempuran jarak dekat. Musuh mulai mundur pada 14 Desember 1945. Persediaan logistik maupun amunisi musuh sudah jauh berkurang.
Akhirnya, pasukan sekutu mundur dan Ambarawa sambil melancarkan aksi bumi hangus pada 15 Desember 1945, pukul 17.30 WIB. Pertempuran berakhir dengan kemenangan gemilang pada pihak TKR. Pasukan TKR berhasil merebut benteng pertahanan sekutu yang tangguh. Kemenangan pertempuran Ambarawa pada 15 Desember 1945. Keberhasilan Panglima Besar Jenderal Soedirman ini kemudian diabadikan dalam bentuk monumen Palagan Ambarawa. TNI AD memperingati tanggal tersebut setiap tahun sebagai Hari Infanteri.

About these ads

Responses

  1. good ddddd

  2. resum na krang mendetail pda proses prtmpuran ambarawa

  3. gooooood

  4. gg ada prjanjian’a yy.. ??

  5. is the best

  6. siapa nama penulisnya, kapan tahun terbitnya, apa judul bukunya, di kota apa terbitnya .dan siapa penerbitnya……??????

  7. Wah, ini isinya beran gk??? klo gk gmna respone>>>>

  8. Isinya Beneran gk???

  9. ada yang lebih detail ga?

  10. GGGGGGGOOOOOOOOOODDDDDDDDD,TNI INDONESIA MEMANG IS THE BEST

  11. .acik. . .
    .q jd bsa ngerjain tgas sjrh. . .

  12. Mksh…membantu bgt buatku yg lg bantu anakku selesaikan tugas.

  13. aku g pusing nyari tugas tentang pertempuran lima hari di serang dan pertempurandi ambarawak
    gimana nih>>>?????????????

  14. kurang lengkap!!!!!!!!!!!
    petanya mana?????????

  15. thanks yeach karna ada jaringan internet saya lebih mudah untuk mencari tugas yang diberikan oleh guruku dan saya rasa anak INDONESIA akan lebih menggunakan layanan internet untuk kebaikan pembelajaran, dan bukan untuk menjadikan situs yang BUKAN,.,.,.,BUKAN.,.,.,.,.,

    OK,.,.,.,.,.,!!!!!!!!!!!!!!!!

  16. GAK PELU PERANG

  17. Merdeka!!!!!!!!!!!!!
    Rasanya seru banget pas baca gimana perjuangan rakyat kita melawan penjajah.
    Sekali lagi, MERDEKA!!!!!!

    n’ thanx infonya

  18. terima kasih mbah kakong terima kasih pr pejuang…… darahmu & jiwa ragamu sgt brart bt pr cucu2mu…… perjuanganmu melawan penjajah patut mendapat jempol 5. dr cucumu ch Tanjung Sari

  19. good

  20. krang banget sihc

  21. krang banget sihc

  22. Cocok……

  23. siapa tokoh-tokoh yang muncul..

  24. woi

  25. Mantap perjuangan indonesia

  26. Good,tapi kok gak lengkap

  27. Mantap

  28. saya minta lebih luas dan jelas pelakunya

  29. dulu tentara untuk rakyat.skrang tentara untuk jabatan

  30. Itu isinya beneran, berkali-kali saya baca kisah itu dari Buku Rumpun Diponegoro punya (alm) ayah saya. Beliau purnawirawan AD. Hanya saja memang kalau dibuat sedetail mungkin, akan sangat panjang. Penulis meringkasnya sedemikian rupa sehingga semangatnya tetap ada. Yang kurang misalnya peran dan gugurnya Letkol Isdiman, dukungan untuk TKR dari lapangan terbang Maguwo dll. Tapi di luar segala kekuangan yang masih ada, Jempol untuk penulis artikel ini. Anak-anak sekarang sudah ga apal lagu-lagu wajib, tapi fasih dgn lagu-lagu pop. Bagaimana jika mereka nantinya juga ga ngerti sejarah bangsanya?

  31. perangnya menggunakan taktik perang apa

  32. perangnya taktik gerilya bukan?

  33. sip lahk

  34. excelent

  35. jenderal soedirman keren

  36. bukan keren lagii..

  37. pemimpin dalam pertempuran ambarwa, pihak TKR dipimpin siapa sichhh??

  38. kurang lenkapp mendingan dilengkapin deh………………

  39. makasi informasinya :)

  40. Perlu memberi tahu terhadap generasi penerus ! Jangan cuma berkoar-koar yg hanya bisanya menuding para Pejuang / TNI AD / AL / AU !!! Itulah Tentara kita berani melawan sekutu denga senjata apa adanya, yg adanya didalam jiwa semangat & berkorban tanpa pamrih ! Tanpa adanya persatuan & kesatuan tidak mungkin INdonesia seperti ini yg di tebus dengan darah & rela berkorban demi Ibu Pertiwi / NKRI.

  41. […] disekitar Jakarta, Pertempuran Ambarawa, Pertempuran Surabaya, Bandung Lautan api,  Medan Area, Puputan Margarana, Peristiwa Merah Putih […]

  42. kayaknya isinya ada yang salah

  43. maaf mas kakek saya USMAN SLAMET/USMAN PUGER ikut menjadi pelaku langsung pertempuran tersebut,beliau juga yang membikin sekolah tentara di bantir sumowono bersama gatot subroto tapi karena fitnah dari seseorang beliau menjadi terhapus dari sejarah,kalau mas punya berita/sesuatu cerita tentang beliau mohon dengan sangat berbagi dengan saya terima kasih sebelumnya…

  44. letnan kolonel isdiman mati kan sama perangnya 35 harikan?

  45. kurang lengkap isinya

  46. bego lu

  47. fuck bitch gak bisa tulis cerita

  48. Itu isinya beneran, berkali-kali saya baca kisah itu dari Buku Rumpun Diponegoro punya (alm) ayah saya. Beliau purnawirawan AD. Hanya saja memang kalau dibuat sedetail mungkin, akan sangat panjang. Penulis meringkasnya sedemikian rupa sehingga semangatnya tetap ada. Yang kurang misalnya peran dan gugurnya Letkol Isdiman, dukungan untuk TKR dari lapangan terbang Maguwo dll. Tapi di luar segala kekuangan yang masih ada, Jempol untuk penulis artikel ini. Anak-anak sekarang sudah ga apal lagu-lagu wajib, tapi fasih dgn lagu-lagu pop. Bagaimana jika mereka nantinya juga ga ngerti sejarah bangsanya?ingat tulis waktu


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: