Oleh: kendalisodo | 25 Januari 2009

“DAMADIKA” AKMIL 1995 (Tidar Emas Abdi Kartika)

logo-akmil1Taruna AKABRI adalah sosok idaman pemuda Indonesia harapan bangsa yang memancarkan sinar kewibawaan dan sosok ketangguhan calon-calon pimpinan bangsa dimasa depan. Dengan berbagai atribut yang dikenakan menambah kewibawaan yang tidak musnah dan sirna di telan jaman, dengan berbagai perkembangan mode yang ada. Dengan berbekal kemauan dan tekat serta sedikit uang dikantong berangkat dari Ambarawa ke Ajenrem Salatiga untuk mendaftar Calon Taruna dengan nomor test 412 meskipun dengan kegelisahan yang amat sangat, karena melihat pendaftar yang begitu banyak. Test demi test dilalui dengan perasaan yang tak karuan,baik sedih,gelisah maupun gembira karena dapat lolos dari test demi test yang dilaksanakan. Test daerahpun terlewati dengan meninggalkan banyak teman yang berguguran dan tidak bias mengikuti test berikutnya yang diselenggarakan ditingkat pusat di Magelang. Perpisahanpun tak terelakkan dengan lambaian tangan orang tua disertai doa dan pacar ( Titik Handayani ) yang berjanji akan setia menanti adalah sumbangan moral yang tak terkira besarnya. Selamat tinggal kota tercinta (Ambarawa, semarang) dengan seluruh semua yang dicintai untuk menempuh cita-cita demi bangsa dan Negara tercinta. Bukit Tidarpun dengan gagahnya menunggu para calon Taruna untuk mengikuti test pusat dengan nomor test 2028 ( Pengiriman Semarang ). Berbagai isu Taruna Merahpun (hantu taruna) mulai menyebar dibarak – barak calon taruna yang tiba. Terbayang kengerian diantara calon Taruna yang ada, tapi tidak mengurangi keseriusan dalam mengikuti test. Tengah malam adalah waktu yang tepat untuk sholat tahajut dan khajat,begitu ramainya sampai seperti sholat magrib saja. Itulah salah satu usaha agar dapat menerima kenyataan yang nanti akan diterima.

catar-akmil-2008_0206081Akhir semua test terlewati dan tiba saatnya untuk pengumuman siapa yang masih lanjut dan siapa yang yang harus menerima kenyataan pahit, dan semua itu harus diterima. Gor Suroto menjadi arena perpisahan denga sahabat, teman dan kawan yang setiap saat bersama sama dalam kegiatan. Derai air mata dan kesedihan juga kegembiraan bercampur menjadi satu. Itulah kenyataan yang tidak bisa dielakkan. Tuhan telah memberikan jalan bagi masing-masing manusia, garis tangan telah menjadi jalan yang harus diterima. Gor Suroto adalah kenangan yang tak terlupakan, gedung itulah saksi perjuangan anak manusia yang mengabdikan pada bangsa dan Negara. Usailah sudah suatu peristiwa yang sangat mencekam dan mengerikan hati tersebut. Akhirnya, baju-baju sipil dan segala macam perlengkapan sipil dilepas, sebagai akhir dari semua penanggalan itu adalah penggundulan rambut/pemotongan rambut yang tak tersisa sehelaipun. Wajah-wajah asli mulai kelihatan sama semua, tiada yang kaya, miskin semua menjadi satu dalam ujud yang sama yaitu Capratar. Tanggal 31 Juli1992 adalah peristiwa yang terkenang sepanjang masa dimana awal perubahan dan kegembiraan yaitu memasuki dunia baru sebagai Calon Prajurit Taruna yang digembleng dikawah Chandradimuka. Angan-angan terjawab sudah, dengan tekat disela-sela tanggung jawab manghadapi basis Chandradimuka.

pintu_gerbang_akmilPerlengkapanpun dibagikan dengan jumlah yang cukup banyak mulai dari ujung kaki sampai ujung rambut dan tanggal 3 Agustus 1992 jam 9 pagi adalah hari pelantikan Capratar oleh Danjen AKABRI. Perasaan haru dan bahagia mengalir dalam sanubari masing-masing Capratar dangan no AK 920124 di Pleton satu Kotakta D Bataliyon Capratar. Mulai saat itu pula ditanamkan doktrin doktrin ABRI yang sangat ketat dan disiplin yang selalu dipertanggung jawabkan, dari semua kegiatan itu menimbulkan dampak yang sangat besar bagi Capratar yang baru berubah dari sipil ke militer, minggu-minggu pertama diawali dengan keletihan yang amat sangat, keluhan demi keluhan baik sengaja maupun tidak sengaja mulai tak terelakkan seiring dengan kerasnya gemblengan Chandradimuka. Tapi itu semua adalah tantangan yang harus dihadapi dan dikalahkan. Menjelang bulan-bulan ketiga rasa lapar mengalahkan semuanyan. Jalan-jalan perembesan mulai bertebaran, lobang-lobang penyimpanan uang mulai digali dan bakpia durian, kacang hijau dan coklat menjadi makanan tambahan dimalam kelam yang sangat lezat. Dan seiring dengan itu pula kegiatan Chandradimuka mulai memuncak diantaranya senam praktek, lintas medan menjadi kebiasaan yang dibina pelatih-pelatih jasmani dengan baju kuningnya yang setiap saat siap melatih dengan keras. Pelatih Jasmani Sertu rangkuti, Mendrova dan serda Budi Wibisono menjadi terkenal diantara Capratar. Dari Kerasnya latihan dan padatnya kegiatan latihan membuat kita mengenal arti sekeping roti dan air susu serta ceplong ( ubi kayu di masak dengan gula jawa) yang mungkin waktu sipil tidak terpikirkan makan makanan seperti itu, semuanya menjadi istimewa kalau lapar dan dahaga. Basis Chandradimuka sudah mendekati akhir, PJT dan RPS sudah dilaksanakan berarti hari-hari wisuda jurit /pelantikan menjadi Prajurit Taruna semakin dekat. Malam pengepasan pakaianpun tak terelakan seperti halnya hari raya saja mencoba beberapa kali, sampai ada yang tidak tidur hanya mencoba dan mencoba didepan cermin untuk melihat pakaian yang akan dikenakan dan pet ngowohpun menjadi idola baik PDH maupun PDL. Esok harinya tanggal 28 November 1992 adalah hari yang tak dapat dilupakan dan selalu diingat dimana sanak saudara hadir dengan kebanggaan yang luar biasa ( dengan membawah makanan kesukaan antara lain nasi putih, bandeng presto, sayur asem dan sambel tomat ) . Chandradimuka usai sudah semua matra akan menempati pendididkan lanjutan masing-masing. Baik taruna darat, laut, Udara dan Kepolisian. Ibarat lepas dari mulut harimau masuk mulut buaya. Kami semua tahu bagaimana orentasi yang akan dilaksanakan besok harinya seperti biasa kebahagian dan kegembiraan masih menyelimuti para Pratar. Orentasi Taruna Akmil dimulai dan dilaksanakan dilapangan Sapta Marga dibuka langsung oleh Gubernur Akmil Mayjen TNI Toni Hartono. Ajang pembasisan terjadi dari belakang tanggul, keluar taruna senior dengan teriakan yang keras dan membawa tongkat ditangan kanannya dan semuanya saat itu menjadi panik dan gelap karena asap. Tak, tok, tak, tok suara helm diketok semakain keras terdengar. Dari Tidar, Pisanganpun dimulai saat itu semua menjadi gelap dan seperti tidak sadarkan ( Habis Sersannya galak-galak sih !!!! ). Saat malam tiba barak Chandra dimuka semakin sunyi yang ada hanya helm putih dan kaki putih saja yang berkeliaran sambil sesekali terdengar gedebak-gedebuk ( dipukul nieh…) karena jempol kaki keluar dan selimut tidak tertutup semua. Kamar mandipun menjadi kamar hantu dimalam hari. Makan pagi, makan siang dan makan malam menjadi makan hati , lagu “Gantengnya pacarku” menjadi lagu yang mendongkolken, perbendaharaan bentuk tindakan ( hukuman ) dalam rangka membentuk sikap.

Pakaian TarunaOrentasi adalah awal dari diresmikannya kami masuk kedalam kehidupan korps dalam jajaran Resiman Korps Taruna Akademi Militer Masa Pratar terlewati dan kami dilantik menjadi kopral taruna ( peleton satu kotakta D Bataliyon Remaja ), saat Kopral Taruna doktin-doktrin dari senior semakin gencar piketpun menjadi sasana pembentukan sikap apalagi yang piket di Balatiyon Madya dan Balatiyon Dewasa. Mencari aman adalah modal yang utama dengan PKT/PKM yang mantap sampai kesasaran yang dituju yaitu kakak asuh, biasa cari bantem ( makanan tambahan ). Hidup dikopral Taruna semakin hari semakin biasa dengan kegiatan yang dibuat, apalagi malam panjang ,biasa PDLT adalah pakaian kebesaran juga PDL helm yang dibuat mengukur lapangan hijau ( jungkir dan Guling Nhi Yeah…) Hidup sulit justru membuat mental semakin baik dan fisik bertambah mantap, semangat belajar dan berlatih cukup tinggi meskipun kalau diajar dosen UGM kelas tenang dan hampir tenang seperti rumah hantu saja. Karena nges ( tidur ) semua, tapi yang sangat mengherankan setiap ujian hampir semua lulus ( jelasnya kisi-kisinya mantap sih ). Latihan Pramuka Yudha pun tiba dan selama 10 hari lebih melaksanakan latihan luar tidak ada kegembirraan yang lebih, dari pada didalam yang umek. Aman . . .! biar kehujanan, kepanasan dan kehabisan bekal apalagi tidur di hutan menjadi kegembiraan yang tersendiri dan puncaknya setelah tiba di puncak gunung Ungaran yang saat itu hujan lebat sampai pagi tidak bisa tidur malamnya pun seperti dalam kulkas sambil mengigil diatas pohon ( kasihan dhe lho kedinginan ) sambil melihat kiri kanan, mana mas-masnya sih ! kok tidak muncul-muncul. Nasi garam dengan kelapa saja sudah cukup untuk makan malam itu, yang terpenting tidak ada logo teriakan selamat makan, serahkan Mayor Taruna ijin mengambil nasi Mayor Taruna, akhir dari kegiatan di puncak ungaran selesai sudah selama tiga hari melaksanakan survivel dan dilanjutkan long mars dari Bantir sampai Weleri hingga kaki pada lecet seperti buah tomat yang masak. Pramuka Yudha dan ujian kenaikan tingkat selesai, naiklah pangkat menjadi sersan Taruna (Sersan Muda) situasi dan ketegangan pun sudah mulai banyak yang berubah, hidup dua Batalyon menjadi kebiasaan yang lebih berat dan harus mempunyai ketabahan dan kekuatan hati. Hidup dua bataliyon bersama tingkat II tidak ada bedanya seperti bercanda dalam kandang singa. Berbuat macam-macam sama saja membangunkan harimau sedang tidur, kesalahan selalu berdampak kolektif dan flet menjadi saksi bisu yang tak pernah terlupakan.

LokanantaBagi anggota Lokananta bangun lebih awal adalah kebiasaan yang harus dilakukan sebab jam 5 saat trompet pagi, mau tidak mau alat harus bunyi meskipun kadang-kadang yang bunyi hanya genderan tenor dan yang lainnya menyusul. Jungkir pada lapangan pancasila pada pagi yang gelap sudah menjadi makanan. Kedatangan adik tingkat satu, keadaan menjadi agak longgar hanya saja harus dapat memberi contoh dan mulai timbul rasa malu berbuat salah didepan junior dan segan didepan senior keadaan menjadi lebih baik setelah mendekati waktu untuk menjadi senior, dengan senior sudah mulai akrab meskipun sikap tetap ditunjukan yang terbaik. Menjadi Mayor Taruna pun akhirnya kita alami dan ini sangat istimewa sekali karena hari-hari pertama menjadi Mayor Taruna kami mulai mewarnai semua kehidupan korps taruna bagi adik-adik kami semua berusaha kami bentuk sebaik-baiknya, meskipun disana sini masih ada kekurangan-kekurangan yang perlu diperbaiki dan kami pun mulai dapat meneriakan San … kesini … Pral … sini, kenapa kamu tidak menyanyi saat menuju rumah makan dll. Dibalik itu semua sebernanya tersimpan tanggung jawab yang besar untuk memperbaiki adik-adik yang bersalah. Bulan Oktober telah tiba kami berangkat ke Jakarta, Lokananta bergabung dengan tiga anggatan dan Polri mengiringi devile dalam rangga HUT ABRI. Wah … hebat…hebat…Drumb Band Taruna Akabri, pujian pun mengalir dari berbagai penjuru, Taruna menjadi idoa dalam ucapan tersebut, Kebanggan tersendiri mulai tertanam, tertancam dan dengan tekad tugas tersebut harus dapat dilaksanakan dengan baik dan tanpa cacat. Latihan Widha Yudha sebagai latihan akhir telah usai dilaksanakan dengan hasil yang sangat memuaskan karena kami dapat pujian, meskipun ada juga kekurangan disana-sini dengan kepimpinan lapangan yang kami terapkan. Kami merasa hal tersebut sangat sulit dan sukar. Akhir dari semua kegiatan di Akademi, sebelum pelantikan/wisuda melaksankan Latsirtarda di lombok dan untuk Sat Lat Macam di Lombok Tengah. Berkat semangat dan kemauan yang keras akhirnya semua tugas dan tanggung jawab yang diberikan oleh atasan dapat kami laksankan dangan sebaik-baiknya meskipun semua itu masih ada saja kekurangannya. Maklum Taruna. Waktu pelantikan perwiranpun semakin dekat, ujian-ujian perwiran yang dilaksanakan sebelum dan sesudah Sitarda dapat berjalan dangan baik meskipun pelajaran jasmani masih mendominasi ketenggan taruna tingkat tiga khusunya HR dan renang militer. Terpaksa. harus senam jantung bagi mereka yang ditekan untuk mendapat tiket ke Lombok. Pengarahan demi pengarahanpun tak terelakan ini sangat membosankan sebenarnya disinilah keloyalan kita diuji. Hari berganti, waktu berlalu begitu cepat akhirnya tugas-tugas di Akademi terselesaikan sudah. Waktu pelantikan pun tiba, dihadapan bapak Presiden Suharto menjadi kebanggaan tersendiri dengan hati yang bahagia karena tiga tahun sudah berjuang untuk membuktikan pada semua orang bahwa kami mampu menjadi Perwira yang diharapkan. Kenangan manis, pahit dan getir selama berjuang di Akademi Militer tinggallah kenangan dan sekarang ini kami mendengar nama Lembah Tidar, jiwa dan hati kami bergetar serasa itulah tempat kelahiran kami dan kami merasa, kita semua sama-sama dilahirkan di lembah Tidar almamater tercintah, Lembah Tidar Akademi Militer. …. Damadika 1995.


Responses

  1. Pengalaman pendidikan adalah hal yang tidak akan mungkin terlupakan bagi setiap prajurit. Belajar dan Berlatih akan membentuk jiwa prajurit tangguh untuk mengawal, membela dan mempertahankan negri tercinta demi pengabdian pada nusa dan bangsa.
    Semoga senantiasa sukses dalam karier dan sejahtera bersama keluarga.

    Salam Ngeblog……

    thank you

  2. Dulunya sih pengen jadi Taruna Akmil Pak…..
    Tapi sayang gak kesampean….he…he…he

    Yang penting selalu bersyukur apa yg telah kita dapatkan saat ini, dan semoga hari esok adalah hari yg lebih baik daripada hari Ini…..

  3. Salut banget,bwt taruna akmil tahun 1992/1993,mereka bs mengekspresikan khidupan slama dilembah tidar,tanpa rsa menyerah.
    Ya Allah,ijinkanlah hamba menjadi capratar thn 2009,dan ijinkanlah hamba mnjadi taruna seperti mreka,jika kelak hamba diijinkan oleh-Mu.
    Mhon doa restu kpd sluruh alumni taruna akmil yg telah melewati tantangan hidup slama dilembah tidar.
    Saya yakin,thn 2009 saya akan dilahirkan kembali dilembah tidar untuk menjadi pemimpin bngsa yg sejati dan loyalitas kpd bngsa&negara.
    D. A. Asanata.

    Insyaallah dik saya doakan sukses,jangan lupa belajar akademi,latihan fisik dam psikotes………………..selamat belajar sukses selalu

  4. Kiwalet, kumaha kabarna kang Walet. aku ikut gabung nih, sudah lama cari blog DAMADIKA 95 tapi rupanya kita masih sepi, coba lihat 94, 96, 97 dst sudah banyak yang ikut berpartisipasi ngasih masukan dn saran yg baik……Tapi gak opo-opo, Saya nyarankan sama DAMADIKA lain agar sumbang saran dan pikirannya buat jaga kekompakan dan soliditas angkatan 95 yang kita cintai bersama. SAPARI

    salam jumpa,damadika tetap jaya,kita cari kawan2 kita

  5. doain sya ya tahun ni sya lulus AKMIL.

  6. Saya turut bangga dengan perwira-perwira muda yang ada di lingkungan TNI ; karena dulu saya pernah merasakan walau sebentar indahnya aroma lembah tidar di ling capratar..HARGA MATI DALAM MEMBELA TANAH AIR

    Sukses …selalu;berkarir’lah dengan jujur dan jangan sakiti rakyat

  7. sahabatq saat ni lagi d Akmil, gak kebayang gimana dia skarang.
    aq cma bisa berdoa semoga dia bisa meraih apa yang dia inginkan..
    Sukses Selalu Untuk semua Taruna Akmil…

  8. Saya sangat Bangga dengan para Alumni AKMIL, karena Sikap & jiwa INTEGRITAS yg ditanamkan dlm sanubari mereka sangat tinggi inilah yg membedakan saudara2 di Akmil dengan perguruan tinggi lain. Kelak bila sampai saatnya tiba Saya ingin yg jadi DANRAMIL di Wilayah Kecamatan Kita adalah seorang Alumni AKMIL, karena Camat merasa aman bila ada Danramil disamping Rumah Jabatannya mari bersama-sama kita jaga & bangun negeri ini.
    Sampai berjumpa di Lapangan …

  9. Ass wr wb. Sebelumnya sy mhn ijin kepada seluruh senior abang2 sy alumni AKMIL 1995/DAMADIKA. Mhn ijin sy Budhi Rochmat,SIK Alumni AKPOL 96, saat ini sy ingin mengetahui keberadaan senior sy Mayor CPM Rahmat Sapari. Mohon ijin dan bantuan serta info nya no hp beliau apabila berkenan. Atas bantuan abang2 senior sy mengucapkan terima kasih

  10. ijin bergabung mayor…ya? Sjahrir Rijadi

  11. Buat adikku Budhi Rochmat…. ini ada no hp rahmat sapari 081355358899. ini dg adiknya Sururi akpol 96

  12. buat daeng2kuw yang pernah melewti hidup di lembah tidar dan udah menjadi perwira saya mohon doanya semoga di tahun 2009 ini sya lulus menjadi taruna akmil dan hidup di lembah tidar. amin

  13. Mhn ijin Bg Syahrir, sy mengucapkan terima kasih atas bantuan infonya. Kebetulan sy dgn bg Syururi sama2 bertugas di Polda Kalteng. Salam hormat bg

  14. ass.wr.wb.saya ingin menyampaikan saya sangat bangga dg alumni2 akmil dan saya berharap alumni akmil lebih ramah2,lebih berbaik hati,tidak sombong serta menjadi pemimpin yang bijaksana.saya juga ingin mengetahui keberadaan temen saya yang baru saja mengikuti pelantikan dadang dwi saputra.mohon bantuan serta info no hp beliau apabila tak keberatan.sebelum dan sesudah saya ucapkan terimakasih.

  15. ass.wr.wb

  16. as.wr.wb. pak, saya siswa sma yang baru lulus tahun 2009 ini. usia saya 18 tahun. saya sangat ingin menjadi taruna akmil, tapi jurusan saya IPS.
    tahun 2010 nanti akmil menerima jurusan IPS gak?
    was.wr.wb. mohon di balas

  17. aduh sulit banget ya nembus akmil udah dua kali gagal moga moga tahun depan bisa berhasil

  18. Maju terus DAMADIKA..

  19. sampai saat ini saya masih mempunyai cita-cita menjadi seorang taruna akmil…
    tetapi hal itu mungkin tidak terjadi pada diriku…

    berkarirlah dengan jujur dan tulus untuk negara trcnta..membela NKRI adlh harga mati bagi kita!!!
    jaya akmil…

    jangan sakiti rakyat!!!!!

  20. Saya bangga dengan para taruna yang benar benar mengabdi untuk nusa dan bangsa dan semoga mereka menjadi pemimpin yang dekat dengan rakyat..saya pernah mempunyai tetangga yang alumi akmil 97 yg sangat sederhana dan bersahaja setelah ia ditempatkan di Aceh saya dan keluarga merasa kehilangan tapi itulah resiko abdi negara yang bisa ditempatkan dimana saja. saya belum pernah melihat perwira yang seperti itu.. doa saya semoga ia dan keluarga slalu dilindungi ALLAH SWT…saya juga berdoa semoga suatu saat nanti beliau menjadi seorang pemimpin.

  21. Pa, saya nyari temen. Temen saya itu nikah sama Akmil 95. Nama temen saya Dewi. Dia asal Singaparna Tasikmalaya. Lulusan UPN Veteran Yogyakarta.barangkali bisa kasih email address atau kontak. trima kasih

  22. yuhuu temen2, kita belum maksimal bersua krn kt msh sibuk(job mayor), ntar pada saatnya temen2 pada exis di dunia maya, n buat adik2 yg pingin masuk taruna, abg doakan semoga cita2 luhur kalian tercapai amin

  23. salam jumpa bro,ada yg tahu no hp parluhutan marpaung ? buat jack mas malau gimana kabar?

  24. ya deh qw Do”ain mga sukses..Amin,,,,,,,,!!!!!!!

  25. selamat ya para adek2 yg lu2s akmil taun ini.
    saya taun kmren sudah berkali2 ikut tes akmil tp gagal mulu, trakhir smpe pusat. mungkin garis hidup saya bukan jd taruna AKMIL.
    taun ini saya mau lulus dari kampus UPI bandung, dan saya akan melanjutkan ke AKPOL.
    doain saya ya supaya lancar dan tembus ke AKPOl.
    thanks.

  26. keamanan negara ada d tindakan dari perwira” yg di ciptakan oleh AKMIL
    CHAYO,,,,,,,,,

  27. aku sugguh ingin menjadi taruna dan membahagiakan ortu

  28. Hai temen temen damadika ijin bergabung yah, bila ada informasi bagi-bagi dong ke disjasad

  29. Ijin bergabung temen2…. salam Damadika…
    kang asep kumaha kabarna ?

  30. Tetap semangat Damadika….

  31. asep,kapan ke malang lg???ditunggu….

  32. abud…selamat ya…salam buat om fin

  33. ijin bergabung Ndan…..

  34. aq itutan gabung ya……kompak slalu dr pusdikajen

  35. Lembah tidar telah menimpa seseorang menjadi percaya diri.. dengan berbagai tantangan…meskipun tdk lama… saya bahagia bisa dilahirkan di sana… saya masih ingat dengan Lili rochli… lapangan sapta marga… lapangan gembung… tempuran.. dll..sukses selalu buat Damadika.. i love akademi militer..

  36. Ijin bergabung,dan sekalian ingin bertannya juga.

  37. om saya akan ikutan akmil tahun ini , mudhan saya masuk amin

  38. damadika pantang mundur……….bravo…….

  39. DAMADIKA AYOO MAJUU TERUSS, ISI SEGALA LINI JAB STRATEGIS MERDEKAAAAAA…..

  40. luar biasa..tulisan ini, membuka kembali kenangan waktu itu. dulu aku bagian dari capratar 92..yang harus tersingkir..yah mungkin jalan pengab dian ku bukan dari militer,,,tak apalah tiap orang punya jalan sendiri sendiri….meski begitu aku masih mempunyai buku kenangan capratar 92.meski mungkin sudah terlupakan karena lamanya waktu ,tak apala , selamat sukses selalu

  41. Memory di jaman Capratar…..Tak mungkin ku lupa…tetapi teman-teman sudah banyak yang melupakannya…..

  42. aswww salam kenal dengan semua kawan kawan seperjuangan di latsitarda XVI NTB kita pernah mengalami kenangan khusus di lombok tengah, loang maka, Janapriya, JUGA ACARA PERPISAHAN yg sangat meriah di kantor gubernur di Mataram waktu itu aku yg menjadi MC. kawan kawan satlat macam JAILAN, BAROYO, KHAIRIL ANWAR NST DLL aku rindu kalian, semoga sukses sahabat di tempat pengamdian masing-masing semoga jaya

  43. Selalu sukses dan pantang menyerah lulusan Akmil 1995 (Bravo Damadika), mengapdi pada negara banyak caranya….tergantung kitanya siap atau tidak…tetapi senantiasa tetap semangat memberikan yang terbaik….(KAPE)

  44. Salam hangat Damadika bro…kapan mngumpul lg neh…Fauzi_pal

  45. Sukses selalu DAMADIKA,mudah2an Tuhanyang maha kuasa selalu memberikan yg terbaik dalm pengabdian kepada bangsa dan negara. amieeeen…..

  46. Salam kompak selalu,,mari kita tingkatkan keakraban dan tali silaturahmi kita. Suparno_Ajen_Gombong. Jayapura Papua.

  47. Damadika akan selalu kompak, tapi….
    Kira2 lampiran para damadikanya bisa di ajak kompak juga nggak, krn mereka nggak ngerasain gimana kita di gembleng di kawah chandradimuka…!!!!!!

  48. Ass. Wr. Wb…Ijin bergabung. Sy Agus S dari Ternate.

  49. Sahabat2 Latsitarda XVI tahun 1995 saya tugas di makassar yg ingin silaturahim hubungi saya Sahminan Zega 0816332913


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: