Oleh: kendalisodo | 13 Maret 2009

Kasturi Malamku

TunanganTiap kali bayu mendesir menyapa
Membawa wangi untuk kuhirup
Menjadikan sebagai kasturi malamku
Menyebarkan keharuman dalam ruang hatiku.

Kasih…..dalam malam ada kerinduan
Pada sekuntum bunga yang jauh disana.
Kadang aku membayangkan saat-saat indah
Bila kita menyatu dalam uraian cinta.

Kasih ….. haruskan rinduku terbang
Melintasi cakrawala ataukah terpaku sendiri
Pada keinginan yang tak bertepi.
Sementara jiwaku meronta
Ingin selalu memelukmu

Dalam keheningan cinta yang semakin syahdu.
Betapa berat beban kerinduan ini
Menyiksa batin dari tiap jengkal waktuku
Seolah realita rumput yang rindu siraman hujan
Untuk menyegarkan kehidupan pada tekat yang suci,
Demi kelangsungan cinta nan abadi.

Kasih apakah rindu membeku selamanya,
Tiadakah angin membawa pesanmu sebagai selimut kala kedinginan,
Sebagai penopang cintaku yang tulus suci dan abadi.


Responses

  1. waduh, ngga nyangka…
    romantis banget, istrinya dikasih banyak puisi😉


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: