Oleh: kendalisodo | 16 Maret 2009

Sekuntum Mawar

pernikahan

Lembutnya sang bayu menerpa kisi-kisi hati
Menggugah kesenangan
Membangkitkan memori
Memori tentang engkau dan aku

Kasih wajarkah bila aku teringat dirimu
Pantaskah kurindukan cinta dan candamu
Aku tak ubahnya sekuntum mawar yang sedang merekah
Seolah-olah siap menabur warna kebahagiaan untukmu

Kala kupandang langit
Mega – mega berenang
Deru angin menyentuh dedaunan
Berik bergoyang dan menari – nari
Aku terusik ku teringat masa lalu
Dikala kau masih berada disampingku
Dalam merajut hari – hari indah dan syahdu
Ditempat ini batu berdiri kokoh jadi saksi
Kala kau ucapkan janji tuk bersamaku selamanya
Sampai akhir hayat dalam arungi bahtera keluarga yang bahagia


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: